Panduan Praktis Ajaib Al Qur’an Menjadi Manusia Cerdas 728x90

Selasa, 04 Agustus 2015

Asam Jawa



Kandungan Asam Jawa�Bumbu Dapur dengan Khasiat Obat Herbal


tajam namun nikmat memang jadi ciri khas dari asam jawa . Buah eksotis yang diyakini berasal adri Afrika ini tumbuh di pohon keluarga polong-polongan yang menjulang tinggi dan rindang, terutama di wilayah yang hangat di Asia, Meksiko, dan India. Kandungan asam jawa  dipercayai punya khasiat bagi kesehatan Anda.
Pohon asam jawa menghasilkan buah-buah yang berbentuk polong panjang dan agak melengkung. Isi buah tersebut adalah biji berwarna cokelat  kecil yang dikelilingi oleh pulpa atau pasta lengket. Kulit polongnya terlihat agak menyerupai kulit kacang hijau besar yang terlampau matang.
Buah asam jawa biasanya diolah dengan dikupas kulitnya untuk kemudian dilumatkan menjadi bola-bola permen yang dilapisi air gula, sirup, dan ada juga yang diasinkan. Produk olahan asam jawa dapat ditemukan di pasar swalayan, tapi ingatlah bahwa pemanis tambahan ataupun zat tambahan lainnya dapat mengurangi kandungan asam jawa yang bergizi. Jadi, ada baiknya untuk membeli asam jawa yang belum diolah atau masih dalam kulit polongnya.

Kandungan Asam Jawa dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Asam jawa punya sejarah panjang dalam pengobatan tradisional. Kebanyakan darinya melibatkan pengobatan untuk masalah perut, pencernaan, dan sebagai obat pencahar. Asam jawa juga diolah untuk menyembuhkan demam, radang tenggorokan, rematik, peradangan, dan luka sengatan matahari. Daun dan bunga asam jawa yang dikeringkan atau direbus juga dibuat menjadi obat untuk sendi yang bengkak, keseleo, bisul, wasir, dan mata merah.
Serupa dengan getah dan pektin alami yang ditemukan dalam tumbuhan lain, pulpa lengket asam jawa mengandung polisakarida non-pati yang merupakan serat alami. Polisakarida membantu mengatasi masalah empedu dengan melancarkan aliran cairan empedu yang melalui usus besar, sehingga mencegah cairan tersebut untuk menempel di sekitarnya.
Setiap 100 gram asam jawa mengandung 36 persen tiamin, 35 persen zat besi, 23 persen magnesium, dan 16 persen fosfor dari sejumlah yang direkomendasikan untuk kecukupan gizi per hari. Kandungan bernutrisi lainnya mencakup niasin, kalsium, vitamin C, tembaga, dan piridoksin.
Kandungan asam jawa yang lainnya ialah kandungan fitokimia, yang mencakuplimonin, geraniol (antioksidan alami dengan wangi seperti mawar), safrole, asam sinamat, metil salisilat (sebagai zat anti-iritasi), pirazin, dan alkylthiazola. Masing-masing kandungan tersebut memiliki perannya sendiri dalam pengobatan herbal.
Geraniol, salah satu fitokimia di dalam asam jawa, diketahui merupakan salah satu senyawa yang sanggup menekan perkembangan tumor pankreas. Ini dibuktikan dalam salah satu penelitian yang menunjukkan potensi geraniol untuk mencegah dan sebagai obat kanker pankreas.
Ada cukup banyak masakan khas Indonesia yang menyertakan asam jawa di resepnya. Asam jawa memang memberikan cita rasa asam segar yang cukup dinikmati masyarakat Indonesia. Dan dibalik rasa asam dan bentuknya yang kurang menarik, terdapat banyak kandungan asam jawa yang bermanfaat bagi kesehatan Anda.

Ragam Kegunaan Asam Jawa untuk Kesehatan Tubuh


Asam Jawa  punya sejumlah kegunaan sebagai obat herbal. Menurut Purdue University, penggunaan asam jawa  telah ada sejak jaman kuno. Asam jawa sering dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap untuk masakan maupun campuran dalam minuman. Dan, sekarang artikel ini akan membahas ragam kegunaan asam jawa bagi kesehatan Anda.
Penggunaan asam jawa sebagai obat biasanya dengan mengolahnya menjadi berbentuk pasta yang bisa dikonsumsi lewat mulut atau dioleskan ke bagian luar tubuh. Meskipun tidak ada patokan takaran untuk penggunaan asam jawa, tetapi biasanya orang-orang mengonsumsinya dalam takaran 10-50 gram.
Berikut adalah kegunaan-kegunaan asam jawa yang berperan penting bagi kesehatan.
�         Asam jawa punya beragam manfaat sebagai obat pencahar, obat penurun panas, dan antiseptik.
�         Asam jawa digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, lambung, dan untuk membantu melindungi kesehatan jantung atau sistem kardiovaskular.
�         Daging buah asam jawa dapat melancarkan pencernaan dan meredakan sakit perut. Sekitar satu atau dua sendok makan asam jawa di sore hari bisa meringankan sakit perut.
�         Asam jawa juga berguna untuk mengobati gangguan empedu. Zat-zat asam yang dimilikinya dapat melancarkan produksi cairan empedu dan cairan tubuh lainnya.
�         Daun asam jawa digunakan dalam ramuan teh herbal untuk meredakan demammalaria .
�         Radang tenggorokan bisa diatasi dengan berkumur dengan air campuran asam jawa.
�         Karena merupakan salah satu sumber antioksidan, membuat asam jawa mampu membantu mencegah kanker.
�         Asam jawa juga bermanfaat untuk membersihkan darah.

Kegunaan Asam Jawa sebagai Obat Penurun Kolesterol

Dengan adanya kandungan saponin, tanin, dan flavonoid pada daun asam jawa, menjadikannya obat yang potensial untuk menurunkan kadar kolesterol. Dalam sebuah pengujian dengan hewan percobaan, ekstrak asam jawa diketahui sanggup menurunkan kadar glukosa dan kolesterol dalam darah.
Jika kadar kolesterol berlebihan, aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dapat terjadi di jantung, otak, dan ginjal. Aterosklerosis bisa menyembabkan penyumbatan aliran darah sehingga bisa saja sewaktu-waktu mengakibatkan serangan jantung atau stroke. Senyawa saponin dalam daun maupun buah asam jawa diduga bekerja aktif dalam menghambat penyerapan kolesterol dan meningkatkan ekskresi kolesterol.

Kegunaan Asam Jawa untuk Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Buah asam jawa punya senyawa polisakarida yang aktivitas biologinya cukup tinggi dalam memengaruhi sistem imun tubuh. Polisakarida sanggup membantu menghambat perpindahan sel leukosit dan proliferasi sel, juga mendorong pertambahan fagosit. Senyawa ini juga mampu melancarkan peredaran darah.
Selain untuk urusan kesehatan, terdapat kegunaan asam jawa yang lainnya. Misalnya, pasta asam jawa dapat diolah menjadi selai, sirup, juga permen. Di beberapa tempat larutan asam jawa dimanfaatkan sebagai pembersih logam kuningan, tembaga, dan logam lainnya dari noda kusam.
Walaupun terdapat banyak kegunaan asam jawa bagi kesehatan, tetapi penggunaannya tetap harus dibatasi. Belum ada bukti ilmiah yang mencukupi untuk membuktikan keamanan konsumsi asam jawa dalam jumlah banyak dan apakah boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.


Alpukat

Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol. Termasuk dengan olahraga teratur dan pola makan sehat. Disamping itu, untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol Anda pun bisa mengonsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Dan itulah salah satu manfaat buah alpukat .
Makan sebuah alpukat  sehari bisa membantu menyingkirkan kolesterol jahat. Kolesterol adalah sejenis lemak yang dibuat oleh tubuh yang penting agar tubuh berfungsi normal. Tapi jika berlebihan, biasanya didapat dari kolesterol yang berasal dari makanan, hal ini bisa memicu penyakit jantung dan stroke.
Alpukat adalah sumber dari lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Buah alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serat, senyawa penghambat penyerapan kolesterol (pitosterol), serta antioksidan yang dapat turut mencegah penyakit jantung (polifenol).
Bukti Penelitian Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol
Para peneliti memantau kondisi kesehatan dari 45 pria dan wanita yang sehat, kelebihan berat badan, dan yang obesitas  berusia antara 21-70 tahun. Mereka dikelompokkan berdasarkan 3 jenis diet menurunkan kolesterol yang berbeda:
�         Diet rendah lemak tanpa alpukat
�         Diet lemak sedang tanpa alpukat
�         Diet lemak sedang dengan satu buah alpukat per hari
Bagaimana dengan hasilnya? Partisipan yang berdiet lemak sedang dan makan alpukat setiap hari memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah daripada partisipan yang berdiet lemak sedang tanpa makan alpukat. Kadar LDL mereka berkurang 13.5 poin setelah berdiet dan rutin makan alpukat. Sedangkan mereka yang berdiet lemak sedang tanpa alpukat berkurang 8.3 poin dan yang berdiet rendah lemak tanpa alpukat berkurang 7.4 poin.
Penelitian lain yang berbeda juga mempelajari manfaat buah alpukat untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa alpukat dapat secara signifikan menurunkan kadar trigliserida sebesar 20%, kadar kolesterol �jahat� LDL sebesar 22%, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol �baik� HDL sebesar 11%.
Sekitar 77 persen kalori dalam alpukat asalnya dari lemak�membuatnya jadi salah satu buah dengan kandungan lemak terbanyak. Sebagian besar lemak ini merupakan asam oleat, yakni asam lemak tak jenuh tunggal yang juga terdapat dalam minyakzaitun .
Berbagai penelitian lain pun sudah menunjukkan manfaat buah alpukat untuk membantu mencegah stroke, kanker, penyakit jantung koroner, dan membantu mengendalikan diabetes. Meskipun manfaatnya banyak, tapi alpukat tetap harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
Sebuah alpukat rata-rata memiliki 200-300 kalori�ini jumlah kalori yang cukup besar untuk ukuran buah-buahan. Terlalu banyak makan alpukat justru bisa membuat Anda cepat gemuk.
Jika Anda berniat menurunkan kolesterol tinggi, tidak ada salahnya untuk mencoba rutin makan alpukat. Tapi ada baiknya untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter mengenai takaran mengonsumsi alpukat yang aman bagi Anda.

Alpukat, Nutrisi untuk Keindahan dan Kesehatan Wajah Anda


Ingin punya wajah sehat dan indah terawat? Ramuan masker Alpukat  dapat membantu Anda mendapatkan keinginan tersebut. Polusi dan sinar ultraviolet matahari, seringkali menjadi penyebab wajah Anda menjadi kusam dan berminyak. Bagaimana Alpukat  dapat menutrisi dan mengembalikan kesegaran wajah Anda?
Tidak hanya untuk dikonsumsi, daging buah Alpukat seringkali dimanfaatkan juga sebagai bahan baku kosmetik wajah dan tubuh guna menghaluskan, mengontrol produksi minyak, dan mencegah penuaan dini.
Dengan kandungan Vitamin A dan B; Protein, dan Asam lemak esensial di dalamnya, Alpukat berperan penting sebagai antioksidan yang melindungi kulit Anda dari pengaruh buruk polutan sekaligus merangsang pembentukan kolagen untuk menjaga kekencangan dan kelenturan kulit Anda.
Tentu saja, pengaruh yang positif ini dapat Anda rasakan juga pada kulit wajah Anda jika Anda mengoleskan daging buah Alpukat ini sebagai masker wajah. Bagaimana cara membuat masker Alpukat?

Cara Membuat Masker Wajah Alpukat

Masker wajah Alpukat sangat direkomendasikan, terutama bagi Anda yang memiliki kulit kering. Banyak manfaat yang akan didapatkan dengan menggunakan masker wajah yang terbuat dari bahan alami ini. Dan berikut langkah-langkah membuat dan menggunakan masker Alpukat.
�         Siapkan buah Alpukat yang masih segar. Belah Alpukat dan masukkan ke dalam sebuah mangkuk kecil. Setelah itu, lumatkan secara perlahan dengan menggunakan garpu sampai benar-benar halus.
�         Lalu, tambahkan Madu murni ke dalam mangkuk tersebut.
�         Setelah itu, tambahkan yoghurt dan aduklah sampai merata.
�         Setelah semuanya siap, cuci muka dengan menggunakan air hangat.
�         Tunggulah beberapa saat sampai wajah mengering.
�         Kemudian, oleskan masker Alpukat ke area wajah dan leher Anda, tambahkan potongan mentimun di bagian bulatan mata Anda untuk membantu menghilangkan lingkaran hitam.
�         Biarkanlah masker Alpukat tersebut menempel di wajah selama kira-kira 15 menit.
�         Setelah itu, bilaslah wajah Anda dengan menggunakan air hangat sampai semua maskernya terangkat.
�         Lalu, keringkan dengan handuk sampai wajah tampak mengering.
Tips membuat masker wajah dengan Alpukat ini bisa Anda coba di rumah karena sudah terbukti banyak manfaatnya. Selain itu,  Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu mahal untuk mendapatkan wajah yang sehat dan cerah, bukan?

Senin, 03 Agustus 2015

Alpukat

Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol
Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol. Termasuk dengan olahraga teratur dan pola makan sehat. Disamping itu, untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol Anda pun bisa mengonsumsi makanan yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Dan itulah salah satu manfaat buah alpukathttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif.
Makan sebuah alpukathttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif sehari bisa membantu menyingkirkan kolesterol jahat. Kolesterol adalah sejenis lemak yang dibuat oleh tubuh yang penting agar tubuh berfungsi normal. Tapi jika berlebihan, biasanya didapat dari kolesterol yang berasal dari makanan, hal ini bisa memicu penyakit jantung dan stroke.
Alpukat adalah sumber dari lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Buah alpukat juga kaya akan vitamin, mineral, serat, senyawa penghambat penyerapan kolesterol (pitosterol), serta antioksidan yang dapat turut mencegah penyakit jantung (polifenol).
Bukti Penelitian Manfaat Buah Alpukat untuk Menurunkan Kolesterol
Para peneliti memantau kondisi kesehatan dari 45 pria dan wanita yang sehat, kelebihan berat badan, dan yang obesitashttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif berusia antara 21-70 tahun. Mereka dikelompokkan berdasarkan 3 jenis diet menurunkan kolesterol yang berbeda:
�         Diet rendah lemak tanpa alpukat
�         Diet lemak sedang tanpa alpukat
�         Diet lemak sedang dengan satu buah alpukat per hari
Bagaimana dengan hasilnya? Partisipan yang berdiet lemak sedang dan makan alpukat setiap hari memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah daripada partisipan yang berdiet lemak sedang tanpa makan alpukat. Kadar LDL mereka berkurang 13.5 poin setelah berdiet dan rutin makan alpukat. Sedangkan mereka yang berdiet lemak sedang tanpa alpukat berkurang 8.3 poin dan yang berdiet rendah lemak tanpa alpukat berkurang 7.4 poin.
Penelitian lain yang berbeda juga mempelajari manfaat buah alpukat untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Hasil penelitian tersebut mendapati bahwa alpukat dapat secara signifikan menurunkan kadar trigliserida sebesar 20%, kadar kolesterol �jahat� LDL sebesar 22%, sekaligus meningkatkan kadar kolesterol �baik� HDL sebesar 11%.
Sekitar 77 persen kalori dalam alpukat asalnya dari lemak�membuatnya jadi salah satu buah dengan kandungan lemak terbanyak. Sebagian besar lemak ini merupakan asam oleat, yakni asam lemak tak jenuh tunggal yang juga terdapat dalam minyakzaitunhttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif.
Berbagai penelitian lain pun sudah menunjukkan manfaat buah alpukat untuk membantu mencegah stroke, kanker, penyakit jantung koroner, dan membantu mengendalikan diabetes. Meskipun manfaatnya banyak, tapi alpukat tetap harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
Sebuah alpukat rata-rata memiliki 200-300 kalori�ini jumlah kalori yang cukup besar untuk ukuran buah-buahan. Terlalu banyak makan alpukat justru bisa membuat Anda cepat gemuk.
Jika Anda berniat menurunkan kolesterol tinggi, tidak ada salahnya untuk mencoba rutin makan alpukat. Tapi ada baiknya untuk berkonsultasi dahulu dengan dokter mengenai takaran mengonsumsi alpukat yang aman bagi Anda.

Alpukat, Nutrisi untuk Keindahan dan Kesehatan Wajah Anda


Ingin punya wajah sehat dan indah terawat? Ramuan masker Alpukathttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif dapat membantu Anda mendapatkan keinginan tersebut. Polusi dan sinar ultraviolet matahari, seringkali menjadi penyebab wajah Anda menjadi kusam dan berminyak. Bagaimana Alpukathttps://www.deherba.com/components/com_jvcl/assets/images/signal.gif dapat menutrisi dan mengembalikan kesegaran wajah Anda?
Tidak hanya untuk dikonsumsi, daging buah Alpukat seringkali dimanfaatkan juga sebagai bahan baku kosmetik wajah dan tubuh guna menghaluskan, mengontrol produksi minyak, dan mencegah penuaan dini.
Dengan kandungan Vitamin A dan B; Protein, dan Asam lemak esensial di dalamnya, Alpukat berperan penting sebagai antioksidan yang melindungi kulit Anda dari pengaruh buruk polutan sekaligus merangsang pembentukan kolagen untuk menjaga kekencangan dan kelenturan kulit Anda.
Tentu saja, pengaruh yang positif ini dapat Anda rasakan juga pada kulit wajah Anda jika Anda mengoleskan daging buah Alpukat ini sebagai masker wajah. Bagaimana cara membuat masker Alpukat?

Cara Membuat Masker Wajah Alpukat

Masker wajah Alpukat sangat direkomendasikan, terutama bagi Anda yang memiliki kulit kering. Banyak manfaat yang akan didapatkan dengan menggunakan masker wajah yang terbuat dari bahan alami ini. Dan berikut langkah-langkah membuat dan menggunakan masker Alpukat.
�         Siapkan buah Alpukat yang masih segar. Belah Alpukat dan masukkan ke dalam sebuah mangkuk kecil. Setelah itu, lumatkan secara perlahan dengan menggunakan garpu sampai benar-benar halus.
�         Lalu, tambahkan Madu murni ke dalam mangkuk tersebut.
�         Setelah itu, tambahkan yoghurt dan aduklah sampai merata.
�         Setelah semuanya siap, cuci muka dengan menggunakan air hangat.
�         Tunggulah beberapa saat sampai wajah mengering.
�         Kemudian, oleskan masker Alpukat ke area wajah dan leher Anda, tambahkan potongan mentimun di bagian bulatan mata Anda untuk membantu menghilangkan lingkaran hitam.
�         Biarkanlah masker Alpukat tersebut menempel di wajah selama kira-kira 15 menit.
�         Setelah itu, bilaslah wajah Anda dengan menggunakan air hangat sampai semua maskernya terangkat.
�         Lalu, keringkan dengan handuk sampai wajah tampak mengering.
Tips membuat masker wajah dengan Alpukat ini bisa Anda coba di rumah karena sudah terbukti banyak manfaatnya. Selain itu,  Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu mahal untuk mendapatkan wajah yang sehat dan cerah, bukan?

Cara Mengatasi Penyakit Herpes

Cara Mengatasi Penyakit Herpes

Herpes
Herpes atau lebih dikenal dengan nama penyakit Cacar Air merupakan sejenis penyakit yang menyerang bagian kulit. Herpes bukanlah penyakit yang awam untuk masyarakat kita, umumnya sebagian orang pernah mengalami Herpes atau cacar air. Herpes merupakan penyakit yang bersifat sementara, tetapi meskipun bersifat sementara penyakit Herpes sangatlah mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan. Secara umum Herpes adalah sejenis penyakit radang pada permukaan kulit, dengan tanda-tanda terjadi gelembung-gelembung kemerahan berair yang timbul berkelompok pada permukaan kulit.
Terdapat 2 macam penyakit Herpes, antara lain :
1. Herpes Genetalis, penyakit herpes genetalis timbul akibat adanya infeksi atau peradangan pada kulit, terutama dibagian vagina, penis, pintu dubur/ anus, pantat, dan selangkangan. Penyebab penyakit herpes genetalis adalah virus herpes simplek.
2. Herpes Zoster, gejala penyakit herpes zoster adalah timbulnya gelembung cairan hampir merata pada seluruh bagian tubuh, penyebab penyakit herpes zoster adalah virus varicella-zoster.
Herpes merupakan penyakit yang menular, Penularan  Herpes bisa saja melalui beberapa hal, seperti : bersin, batuk, pakaian yang terkena gelembung yang pecah (cairan yang kena pakaian). Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui hubungan  sex.
Gejala Penyakit Herpes
Gejala penyakit herpes mirip dengan flu yakni dengan gejala pertama suhu badan akan meningkat, sakit pada kerongkongan, pening, kelelahan dan sebagainya yang umum pula terjadi pada orang demam. Gejala-gejala yang mengikuti herpes pada tahap pertama itulah, yang biasanya sering mendatangkan derita yang berat, karena sistim imun pada diri penderita atau orang yang terinfeksinya, umumnya memang tidak siap untuk memerangi infeksi yang timbul.
Pada tahap kedua akan muncul lepuhan-lepuhan kecil yang berderet-deret pada permukaan kulit, yang disertai rasa panas dan gatal, yang terkadang sangat menyiksa, tidak tertahankan untuk tidak menggaruknya. Herpes akan lebih cepat muncul apabila kulit sedang iritasi (luka-luka atau lecet), seperti halnya hubungan seks dapat pula menyebabkan timbulnya herpes kelamin, bila terdapat luka/lecet pada organ genetalia (alat kelamin pria atau wanita).
Penyebab Penyakit Herpes
Penyebab Herpes berbeda, tergantung dari jenis penyakit Herpesnya. Untuk Herpes Genetalis biasanya disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks, sedangkan untuk jenis Herpes Zoster biasanya disebabkan oleh virus Varicella zoster, yaitu virus yang juga menyebabkan cacar air.
Pencegahan Penyakit Herpes
Berikut beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah penyakit Herpes, seperti :
1. Selalu menjaga higienis ( kebersihan/kesehatan) organ genetalia (atau alat kelamin pria dan wanita secara teratur).
2. Setia kepada pasangannya, dengan tidak berganti-ganti pasangan.
3. Jangan lupa menggunakan kondom, bila pasangan kita sudah terinfeksi PMS
4. Mintalah jarum suntik baru setiap kali menerima pelayanan medis yang menggunakan jarum suntik.

KANKER� BUKAN DI LUAR KEMAMPUAN KITA

http://bptpkgombong.dinkesjatengprov.go.id/images/kanker%20202.jpg

KANKER� BUKAN DI LUAR KEMAMPUAN KITA 
Saat ini penyakit kanker masih menjadi permasalahan yang serius di seluruh dunia, baik di negara-negara yang sudah maju, terlebih lagi pada negara-negara yang masih berkembang. Menurut data terakhir yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2004, penyakit kanker menduduki urutan pertama sebagai penyebab kematian dengan jumlah kematian mencapai 7,4 juta jiwa atau 13% dari total kematian. Dari jumlah tersebut, dua pertiga penyakit ini terjadi di Negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia.Diantara jumlah kematian tersebut kanker paru, lambung, hati, kanker kolon, dan kanker payudara menduduki urutan teratas. Jika dilihat dari jenis kelamin pada pria jenis kanker yang frekuensinya paling tinggi adalah kanker paru-paru, hati, colorectal, esofagus, dan prostat, sedangkan pada wanita kanker payudara, paru-paru, lambung, colorectal dan kanker serviks.
Berdasarkan penelitian, sebenarnya 30% dari kematian yang disebabkan oleh penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan pengobatan dan perawatan yang tepat.
Berdasarkan penelitian, sebenarnya 30% dari kematian yang disebabkan oleh penyakit ini bisa dicegah dengan melakukan pengobatan dan perawatan yang tepat. Jumlah penderita kanker diperkirakan akan terus meningkat dari tahun ke tahun dengan perkiraan jumlah mencapai 12 juta jiwa pada tahun 2030 WHO juga menyebutkan setiap tahun ada 6,25 juta orang baru yang yang menderita kankerDari data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, jumlah populasi yang menderita kanker sekitar 6 persen dari total penduduk. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 prevalensi kanker di Indonesia yaitu 1,4 per 1.000 penduduk. Dari riset juga diketahui bahwa kanker menduduki urutan ketujuh sebagai penyebab kematian akibat penyakit di Indonesia setelah stroke, tuberculosis, hipertensi, cidera, perinatal, dan diabetes mellitus.Banyak dampak yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Dampak pertama tentu karena jumlah kematian yang ditimbulkannya sangat tinggi. Kedua, biaya yang dikeluarkan untuk proses pengobatannya juga tidak sedikit. Berkenaan dengan obat kita ketahui bahwa lebih dari 90 dari bahan baku obat Indonesia masih harus diimpor dari negara lain, dan ini tentu saja membuat harga obat menjadi sangat mahal. Proses pengobatan kanker sendiri memakan waktu yang tidak sebentar. Biasanya terdiri dari beberapa siklus yang harus dilalui oleh pasien. Di sini akan timbul lagi masalah tentang kepatuhan pasien dalam mengikuti proses terapi.Keberhasilan proses penyembuhan sangat ditunjang oleh :
1.      Seberapa cepat penyakit ini terdeteksi. Semakin cepat kanker terdeteksi (tahap awal) semakin tinggi tingkat keberhasilan untuk mencapai kesembuhan. Proses perkembangannya kanker dibagi dalam empat tahap/ fase. Fase I adalah fase dimana kanker masih terlokalisasi pada satu bagian tubuh, misalnya pada satu titik di payudara, paru, dan lain-lain. Pada fase II kanker sudah mulai berkembang pada bagian tubuh tersebut menjadi lebih luas. Fase III perkembangannya lebih hebat lagi. Fase II dan III proses perkembangannya masih di satu organ tubuh. Fase IV merupakan fase yang sangat ditakuti dimana kanker sudah menyebar atau dalam istilah kesehatan mengalami metastase ke organ-oragan tubuh lainnya. Pada fase terakhir ini proses kesembuhan menjadi sangat sulit. Biasanya upaya pengobatan ditujukan untuk mengurangi tingkat kesakitan saja atau meningkatkan kualitas hidup pasien. Banyak pasien yang datang ke rumah sakit sudah memasuki tahap akhir dari penyakit ini.
2.      Sejauh mana kepatuhan pasien dalam menjalani proses terapi atau pengobatan. Kepatuhan disini meliputi ketaatan untuk mengikuti jadwal terapi yang biasanya sudah ditetapkan sesuai dengan protokol pengobatan yang dipilih. Protokol pengobatan ini biasanya terdiri dari beberapa siklus misalnya lima siklus. Jarak antara satu siklus dengan siklus berikutnya juga tergantung dari protokol yang dipilih. Ada yang berjarak 1 bulan dan sebagainya. Hendaknya siklus pengobatan ini diikuti sampai tuntas jangan terputus. Sel-sel kanker adalah sel yang sangat cepat mengalami perkembangan jauh melebihi sel-sel tubuh yang normal. Jika proses pengobatannya tidak tuntas, sel-sel tersebut bisa berkembang lagi menjadi lebih banyak. 
Kanker berkembang dari satu sel tunggal yang terjadi sebagai akibat dari interaksi antara faktor genetik seseorang dengan tiga faktor eksternal yang bisa dikategorikan sebagai berikut : karsinogen fisik (radiasi ultraviolet dan proses ionisasi), karsinogen kimia (asbestos, komponen asap rokok, aflatoksin yang ada di makanan, arsen yang merupakan kontaminan air), karsinogen biologi (infeksi virus, bakteri dan parasit). Karsinogen adalah istilah yang digunakan terhadap zat atau bahan yang berpotensi menimbulkan kanker.Menurut studi yang dilakukan oleh international cancer collaboratories, lebih dari 30 % kasus kanker yang terjadi saat ini dapat dicegah dengan memodifikasi atau menghindari faktor-faktor resikonya.
Faktor-faktor resiko tersebut adalah:
�         konsumsi rokok
�         obesitas
�         kurangnya konsumsi sayuran dan buah-buahan
�         kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga
�         konsumsi alcohol
�         hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi HPV (Human Pappiloma Virus)
�         polusi udara serta asap akibat pemakaian bahan bakar padat di rumah tangga
�         dll.

Selain menghindari faktor-faktor resiko tersebut di atas, langkah pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah vaksinasi terhadap virus HPV dan hepatitis B, mengurangi pemaparan terhadap sinar matahari dan yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan deteksi dini terhadap kanker.Menurut laporan World Cancer 2014 International Agency for Research on Cancer (IARC) di WHO, pada 2012 ada sekitar 14 juta kasus baru kanker terjadi. Yang paling umum adalah 13 persen kanker paru, 11,9 persen payudara, dan 9 persen tumor usus. Kanker paru-paru merupakan penyebab yang paling umum dari kematian dengan perkiraan 8,2 juta kematian.
Dari angka-angka itu menunjukkan, strategi pencegahan yang harus dilakukan dengan pengobatan yang efektif dan terjangkau demi menyelamatkan kehidupan di seluruh dunia.Menurut IARC, sekitar 70 persen kematian kanker terjadi di Afrika, Asia, Amerika Tengah dan Selatan. Komitmen kepada pencegahan dan deteksi dini sangat dibutuhkan untuk perawatan yang lebih baik dan mengatasi kenaikan kanker yang mengkhawatirkan, Badan itu menyerukan kampanye skrining serta vaksinasi untuk membantu menghentikan kanker yang berhubungan dengan infeksi seperti tumor serviks dan hati, di samping mendorong perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok dan banyak berolahraga.Untuk capaian deteksi dini kanker rahim dan payudara di seluruh provinsi di Indonesia tahun 2007-2013 menurut data Subdit kanker 20 januari 2014, telah dilakukan sebanyak 36.761.000 perempuan usia 30 sampai 50 tahun.
Target deteksi dini ini sebenarnya belum tercapai karena untuk deteksi dini saja baru ada 644.951 atau 1,75 persen wanita (targetnya 80 persen). Hari kanker sedunia berdasarkan kalender WHO dirayakan setiap tanggal 4 Februari. Dalam Hari Kanker Sedunia tahun 2015 Kementerian Kesehatan mengangkat tema �KANKER�BUKAN DI LUAR KEMAMPUAN KITA�.
Tema ini untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat bahwa kanker saat ini bukanlah sesuatu yang di luar kemampuan kita. Ada hal yang dapat kita lakukan untuk dapat terhindar dan bersahabat dengan kanker yaitu:
1.      Hidup sehat untuk hindari kanker
2.      Lakukan deteksi dini
3.      Pengobatan/tatalaksana untuk semua pasien kanker
4.       Meningkatkan kualitas hidup

Hal ini didasari bahwa mengetahui betapa besar dampak yang ditimbulkan oleh penyakit kanker, langkah terbaik yang harus dilakukan adalah bagaimana kita dapat terhidar dari penyakit tersebut melalui hidup sehat dan melakukan deteksi dini. Dengan menghindari faktor-faktor yang bisa memicu kanker, kemungkinan terserang oleh penyakit ini bisa diperkecil. Jika sudah mengidap kanker, pengobatan dan tatalaksana yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup penderita